AS, Trump, dan Islam (1)

Oleh : Azyumardi Azra REPUBLIKA.CO.ID, 100 hari pemerintahan Presiden Donald Trump akhir April 2017 lalu meninggalkan kesan campur aduk bagi warga Amerika Serikat sendiri, maupun bagi masyarakat dunia. Dalam lebih tiga bulan pemerintahannya, Trump mendatangkan banyak tanda tanya terkait terutama dengan inkonsistensi kebijakan dalam dan luar negeri. Bagi para pendukungnya, populisme politik, kebijakan Trump yang menekankankan…

Deklarasi PTKIN di UIN Ar Raniry 2017 (Lonceng Tanda Bahaya)

Ahmad Syafii Maarif REPUBLIKA.CO.ID, Sebanyak 50 pimpinan Perguruan Tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pada 26 April 2017 di kampus UIN Ar Raniry, Banda Aceh, telah membuat sebuah deklarasi yang berani dan tepat waktu tentang situasi politik keagamaan di Indonesia terkini. Bagi saya, deklarasi ini sangat strategis disuarakan oleh perguruan tinggi Islam negeri yang berkumpul di Tanah…

Mata Elang Al Azhar Tertangkap Radar Paus Fransiskus

Oleh : Ikhwanul Kiram Mashuri REPUBLIKA.CO.ID, Di Al Azhar, Mesir, ada sebuah lembaga baru. Namanya Mirshod Al Azhar. Dibentuk pada Juni 2015. Dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai Al Azhar Observer. Ustad Quraisy Shihab, profesor dan doktor ilmu tafsir yang juga anggota Majelis Hukama al Muslimin, menerjemahkan mirshod sebagai pengamatan atau pemantauan. Al Azhar sendiri mendefinisikan …

Batuk Napoleon dan Budaya Mundur

Oleh : Asma Nadia REPUBLIKA.CO.ID, Seorang perwira menghadap Napoleon Bonaparte, menanyakan kebijakan sang kaisar terhadap seribu dua ratus tawanan Turki yang tertangkap. Kebetulan pemimpin tertinggi Prancis tersebut  sedang menderita flu berat sehingga sering kali terbatuk-batuk. Lantaran kesal, orang terkuat di Eropa itu  mengumpat “ma sacre toux!” yang artinya “batuk sialan!”.  Namun,  gara-gara kalimat diiringi suara…

Gelar Islam Radikal dari Islamofobia

Oleh : Nasihin Masha REPUBLIKA.CO.ID, Media-media asing menyebut kemenangan Anies-Sandi sebagai kemenangan Islam radikal, Islam garis keras, dan Islam fundamentalis. Sejumlah, bahkan banyak, pihak di dalam negeri juga menyebut hasil Pilkada DKI 2017 sebagai kemenangan Islam radikal. Para penuduh ini seperti sedang membuat orang-orangan sawah bahwa politik identitas sebagai hantu yang harus diusir. Intinya orang…